SUDI MAMPIR WELCOMING AND THANKS A LOT FOR VISIT

Senin, 22 Februari 2010

Hitler Meninggal di Indonesia?

Hitler Meninggal di Indonesia?
Fakta terbaru soal tengkorak Hitler memperkuat teori pemimpin NAZI itu tak tewas di bunker
Senin, 22 Februari 2010, 11:31 WIB
Elin Yunita Kristanti
Adolf Hitler (AP Photo)

VIVAnews - Diktator Jerman, Adolf Hitler diyakini tewas bunuh diri di sebuah bunker di Berlin pada 30 April 1945. Namun, fakta itu kini dipertanyakan.

Seperti dikutip dari laman Daily Telegraph, Senin 28 September 2009, Program History Channel Documentary Amerika Serikat menyatakan tengkorak milik Hitler yang disimpan Rusia bukan milik pemimpin NAZI tersebut.

Itu adalah tengkorak perempuan berusia di bawah 40 tahun, bukan Hitler yang dinyatakan meninggal di usia 56 tahun.

Penemuan ini, menguatkan kembali teori konspirasi bahwa Hitler tidak mati pada 1945. Dia diduga melarikan diri dan mati di usia tua.

Sejumlah teori beredar soal dimana kematian Hitler. Ada yang mengatakan Hitler meninggal di Argentina, Brazil, Amerika Selatan, bahkan Indonesia.

***

Jurnalis Argentina sekaligus pengarang buku 'Bariloche Nazi', Abel Basti meyakini Hitler tewas di Argentina pada 1960.

Basti mengklaim Hitler melarikan diri dari Jerman menggunakan kapal selam. Bersama belahan jiwanya, Eva Braun, Hitler diyakini menghabiskan hari-hari terakhirnya di sebuah kota bernama Bariloche. Basti mendasarkan klaimnya atas keterangan beberapa saksi.

Kemudian, seperti dikutip laman Salisburypost, 30 Agustus 1999, artikel surat kabar pada 17 Juli 1945, memberitakan Hitler dan Eva braun terlihat di Argentina.

Seorang wartawan mengirim cerita dari Montevideo ke Chicago Times -- Hitler dan Braun melarikan diri ke Argentina dengan kapal selam. Keduanya hidup di kompleks orang-orang Jerman di Patagonia.

Sementara, klaim bahwa Hitler meninggal di Brazil didasarkan pengakuan anggota NAZI bahwa Hitler meninggal pada 1980 di Brazil.

Brazil diketahui sebagai tempat pelarian para mantan pengikut Hitler. Sebuah makam NAZI bahkan ditemukan di pedalaman Hutan Amazon, lengkap dengan lambang NAZI di nisan yang berbentuk salib.

Makam NAZI di pedalaman Amazon


***
Sebuah artikel mengejutkan telah lama beredar di sejumlah mailing list dan laman jejaring sosial. Artikel itu berisi versi lain cerita kematian diktator Jerman, Adolf Hitler. Dikatakan Hitler meninggal di Indonesia.

Cerita ini berawal dari sebuat artikel di Harian Pikiran Rakyat pada tahun 1983. Penulisnya bernama dr Sosrohusodo -- dokter lulusan Universitas Indonesia yang pernah bertugas di kapal yang dijadikan rumah sakit bernama 'Hope' di Sumbawa Besar.

Dia menceritakan pengalamannya bertemu dengan dokter tua asal Jerman bernama Poch di Pulau Sumbawa Besar tahun 1960. Poch adalah pimpinan sebuah rumah sakit terbesar di pulau tersebut.

Klaim yang diajukan dr Sosrohusodo jadi polemik. Dia mengatakan dokter tua asal Jerman yang dia temui dan ajak bicara adalah Hitler di masa tuanya

Bukti-bukti yang diajukan Sosrohusodo, adalah bahwa dokter tersebut tak bisa berjalan normal --- Dia selalu menyeret kaki kirinya ketika berjalan.

Kemudian, tangannya, kata Sosrohusodo, tangan kiri dokter Jerman itu selalu bergetar. Dia juga punya kumis vertikal mirip Charlie Chaplin, dan kepalanya gundul.

Kondisi ini diyakini mirip dengan gambaran Hilter di masa tuanya -- yang ditemukan di sejumlah buku biografi sang Fuhrer. Saat bertemu dengannya di tahun 1960, orang yang diduga Hitler berusia 71 tahun.

Menurut Sosrohusodo, dokter asal Jerman yang dia temui sangat misterius. Dia tidak punya lisensi untuk jadi dokter, bahkan dia sama sekali tak punya keahlian tentang kesehatan.

Keyakinan Sosro, bahwa dia bertemu Hitler dan Eva Braun, membuatnya makin tertarik membaca buku dan artikel soal Hitler. Kata dia, setiap melihat foto Hitler di masa jayanya, dia makin yakin bahwa Poch, dokter tua asal Jerman yang dia temui adalah Hitler.

Keyakinannya bertambah saat seorang keponakannya, pada 1980, memberinya buku biografi Adolf Hitler karangan Heinz Linge yang diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia oleh Try Budi Satria.

Dalam halaman 59 artikel itu diceritakan kondisi fisik Hitler di masa tua. "Sejumlah orang Jerman tahu Hitler menyeret kakinya saat berjalan, penglihatannya makin kabur, rambutnya tak lagi tumbuh. Kala perang makin berkecamuk dan Jerman terus dipukul kalah, Hitler menderita kelainan syaraf."

Saat membaca buku tersebut, Sosro makin yakin, sebab kondisi fisik yang sama dia temukan pada diri Poch.

Dalam buku tersebut juga diceritakan tangan kiri Hitler selalu bergetar sejak pertempuran Stalingrad (1942 -1943) -- yang merupakan pukulan dahsyat bagi tentara Jerman.

Sosro mengaku masih ingat beberapa percakapannya dengan Poch yang diduga adalah Hitler. Poch selalu memuji-muji Hitler. Dia juga mengatakan tak ada pembunuhan di Auschwitz, kamp konsentrasi yang diyakini sebagai lokasi pembantaian orang-orang Yahudi.

"Saat saya bertanya soal kematian Hitler, dia mengatakan tak tahu. Sebab, saat itu situasi di Berlin dalam keadaan chaos. Semua orang berusaha menyelamatkan diri masing-masing," kata Sosrohusodo, seperti dimuat laman Militariana.

Sosro mengaku pernah memeriksa tangan kiri Poch yang selalu bergetar. Saat menanyakan kapan gejala ini mulai terjadi, Poch lalu bertanya pada istrinya yang lalu menjawab, "ini terjadi ketika Jerman kalah di pertempuran dekat Moskow. Saat itu Goebbels mengatakan padamu bahwa kau memukuli meja berkali-kali."

Goebbels yang disebut istri Poch diduga adalah Joseph Goebbe, menteri propaganda Jerman yang dikenal loyal dengan Hilter. Kata Sosro, istri Poch, yang diduga Eva Braun, beberapa kali memanggil suaminya 'Dolf', yang diduga kependekan dari Adolf Hitler.

Usai membaca artikel-artikel tersebut, Sosro mengaku menghubungi Sumbawa Besar. Dari sana, dia memperoleh informasi dr Poch meninggal di Surabaya.

Poch meninggal pada 15 Januari 1970 pukul 19.30 di Rumah Sakit Karang Menjangan Surabaya karena serangan jantung, dalam usia 81 tahun. Dia dimakamkan sehari kemudian di daerah Ngagel.

Sementara istrinya yang asal Jerman pulang ke tanah airnya, Poch diketahui menikah lagi dengan wanita Sunda asal Bandung berinisial S. Dia diketahui tinggal di Babakan Ciamis.

Setelah menutup mulut, S akhirnya memberi semua dokumen milik suaminya pada Sosro. termasuk foto perkawinan, surat izin mengemudi lengkap dengan sidik jari Poch.

Ada juga buku catatatan berisi nama-nama orang Jerman yang tinggal di beberapa negara, seperti Argentina, Italia, Pakistan, Afrika Selatan, dan Tibet. Juga beberapa tulisan tangan steno dalan bahasa Jerman

Buku catatan Poch berisi dua kode, J.R. KepaD No.35637 dan 35638, kode simbol lelaki dan perempuan.

"Ada kemungkinan buku catatatan dimiliki dua orang, Hitler dan Eva Braun," kata Sosro.

Ada juga tulisan yang diduga rute pelarian Hitler -- yakni B (Berlin), S (Salzburg), G (Graz), J (Jugoslavia), B (Belgrade), S (Sarajevo), R (Rome), sebelum dia ke Sumbawa Besar.

Istri kedua Poch, S juga menceritakan suatu hari dia melihat suaminya mencukur kumis dengan gaya mirip Hitler. Ketika dia bertanya, suaminya menjawab, "jangan bilang siapa-siapa."

Sosro mengaku tak ada maksud tersembunyi di balik pengakuannya. "Saya hanya ingin menunjukan Hitler meninggal di Indonesia," kata dia.

Hingga saat ini apakah Hitler tewas di bunker, di Argentina, Brazil, atau Indonesia, belum bisa dipastikan. Kisah akhir hayat 'sang Fuhrer' terus jadi misteri.

Rabu, 04 November 2009

Nama Kelompok :

  1. Martius W. (31108206)
  2. Panji W. S (32108392)
  3. Rizky Akbar A. (31108725)

SOAL:

  1. Pada titik manakah dalam SLC (System Life Cycle) manajer memiliki kesempatan untuk membuat keputusan teruskan atau lanjutkan ?
  2. Jelaskan bahwa hubungan antara system dan criteria kinerja ?

JAWAB:

1. Setelah kelompok kami mengetahui beberapa fase dari SLC (System Life Cycle) di bawah ini, kelompok kami bisa menjabarkan dan menyimpulkan bahwa manajer mendapatkan kesempatan untuk membuat keputusan ,hal ini di karenakan pada fase itu seorang manajer akan dapat memperhatikan kebutuhan dari pemakai informasi serta dapat menentukan tingkat penampilan sistem yang diperlukan, apakah informasi yang dihasilkan akan memuaskan kebutuhan atau tidak? Apabila informasi tersebut tidak memuaskan kebutuhan pemakai, maka sebaiknya keputusan yang sudah dibuat diperbaiki kembali agar tidak ada kesalahan lagi dalam pengambilan keputusan.

2. Hubungan antara sistem dan kriteria kinerja adalah hubungan pencapaian suatu tujuan yang dinginkan. sebuah sistem akan dikatakan baik, apabila sistem tersebut sudah memenuhi tujuan. Untuk pencapaian tujuan tersebut, maka perlu adanya suatu syarat-syarat atau ketentuan-ketentuan untuk mengatur individu dalam kelompok organisasi agar lebih terarah kepada tujuan yang semula diinginkan.


Penjelasan SLC

SYSTEM LIFE CYCLE

SLC adalah proses evolusi yang diikuti oleh pelaksanaan sistem informasi dasar-dasar atau subsistem. Telah ada pendekatan implementasi tradisional sepanjang era komputer, dan ada perjanjian umum antara ahli-ahli komputer sehubungan dengan tugas-tugas yang dilaksanakan.

SLC terdapat dalam perusahaan yang menggunakan komputer. Pada kenyataannya SLC adalah sarana yang digunakan oleh manajemen untuk melaksanakan rencana strategis. Konsep life cycle menjadikan segala sesuatu yang tumbuh, menjadi dewasa setiap waktu dan akhirnya mati. Pola ini digunakan untuk sistem dasar komputer seperti subsistem pemrosesan data atau SSD.

System Life Cycle terdapat lima fase yakni :

1. Fase Perencanaan

Fase ini dimulai dengan mendefinisikan masalah dan dilanjutkan dengan sistem penunjukan objektif dan paksaan. Di sini sistem analis memimpin studi yang mungkin terjadi dan mengemukakan pelaksanaannya pada manajer.

2. Fase Analisis

Fase ini mempunyai tugas penting yaitu menunjukkan kebutuhan pemakai informasi dan menentukan tingkat penampilan sistem yang diperlukan untuk memuaskan kebutuhan tersebut. Fase ini meliputi penetapan jangkauan proyek, mengenal resiko, mengatur rangkaian tugas, dan menyediakan dasar untuk kontrol.

3. Fase Desain

Fase Desain ini meliputi penentuan pemrosesan dan data yang dibutuhkan oleh sistem yang baru, dan pemilihan konfigurasi terbaik dari hardware yang menyediakan desain. Desain system adalah ketentuan mengenal proses dan data yang dibutuhkan oleh sistem yang baru.

4. Fase Pelaksanaan / Implementasi

Fase ini melibatkan beberapa spesialis informasi tambahan yang mengubah desain dari bentuk kertas menjadi satu dalam hardware, software, dan data. Pelaksanaan adalah penambahan dan penggabungan antara sumber-sumber secara fisik dan konseptual yang menghasilkan pekerjaan sistem.

5. Fase Pemakaian / Penggunaan

Selama fase penggunaan, audit memimpin pelaksanaannya untuk menjamin bahwa sistem benar-benar dikerjakan, dan pemeliharaannya pun dilakukan sehingga sistem dapat menyediakan kebutuhan yang diinginkan.

Rabu, 21 Oktober 2009

FarmVille Lampaui 60 Juta Pengguna

VIVAnews - Bulan Oktober ini merupakan bulan baik bagi Zynga. Perusahaan itu memiliki satu buah game yang terus berkembang menjadi aplikasi terbesar yang pernah ada di Facebook, yakni FarmVille.

Aplikasi kedua mereka, Cafe World, juga terus menanjak ke papan atas aplikasi yang paling laris hanya dalam hitungan minggu.

Playfish, pengembang aplikasi terbesar kedua di Facebook juga memiliki bulan yang baik dengan pertumbuhan mencapai hampir 20 persen. Tetapi, Playfish tidak mampu menandingi Zynga yang mendominasi platform Facebook.

Seperti VIVAnews kutip dari Allfacebook, platform Facebook telah menjadi platform gaming yang sangat besar. Situs jejaring sosial tersebut berkembang menjadi industri raksasa dengan berbagai barang-barang virtual yang juga mendorong pertumbuhan pendapatan.

Saat ini FarmVille telah menjadi icon dari platform tersebut karena tidak ada aplikasi lain yang mendekati jumlah pemain game bertemakan pertanian tersebut. Rata-rata dalam sebulan, 60 juta pengguna memainkan FarmVille.

FarmVille dua kali lipat lebih banyak penggunanya dalam satu bulan dibanding aplikasi kedua yang paling laris yakni Causes. Dibandingkan dengan pengguna aktif harian, angkanya tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan aplikasi Facebook iPhone.

Adapun aplikasi terpopuler kedua yang dibuat oleh pihak ketiga adalah Cafe World, yang hanya memiliki pengguna harian sedikit di bawah 7 juta pengguna aktif. Yang menarik, aplikasi tersebut juga dibuat oleh pembuat FarmVille.

Pencapaian ini sangat positif. Jika Zynga bisa menjaga tren seperti ini, perusahaan tersebut dalam waktu dekat bisa menyamai pendapatan Facebook.

Sebagai informasi, barang-barang virtual yang diperjualbelikan di Amerika Serikat tahun ini menjapai 1 miliar dolar AS. Sebagian besar transaksi tersebut berlangsung di platform Facebook. Tidak mengherankan jika Zynga menguasai sebagian besar transaksi tersebut.

sumber : yahoo.co.id

Tinggi Badan Pengaruhi Tingkat Rasa Cemburu

VIVAnews - Penelitian internasional telah mengungkapkan hasil yang mengejutkan: tinggi badan adalah salah satu faktor yang mempengaruhi seberapa besar rasa cemburu dalam hubungan percintaan.

Kesimpulan yang didapat ternyata, orang yang bertubuh pendek adalah kekasih yang pencemburu. Studi ini digelar oleh peneliti dari Universitas Groningen, Inggris dan Universitas Valencia, Italia, dan melibatkan 549 pria dan wanita.

Para responden diminta untuk menilai seberapa tinggi rasa cemburu mereka. Misalnya, saat pasangan mereka berinteraksi dengan lawan jenis, hingga batas mereka merasa cemburu.

Hasilnya, pada kebanyakan pria merasa takut dan tidak nyaman jika berhadapan dengan rival yang lebih tampan, menarik dan lebih kaya. Tapi, pada pria yang bertubuh tinggi, rasa takut ini tergolong rendah dibandingkan pria bertubuh pendek. Karena faktanya, pria tinggi umumnya lebih populer di mata wanita, sehingga mereka lebih mudah mendapatkan pasangan.

Sedangkan pada wanita, hasilnya kurang lebih sama. Mereka akan lebih cemburu jika rival mereka lebih cantik, dan lebih tinggi. Dan, pada wanita yang tingginya rata-rata 155-160 cm, rasa percaya dirinya lebih tinggi dibandingkan wanita yang tingginya kurang dari rata-rata.

Dari pengakuan mereka, pria cenderung lebih mudah tertarik pada wanita yang berpostur tinggi. Akibatnya, jika pasangan mereka berinteraksi dengan wanita berpostur lebih tinggi dari mereka, wanita akan mudah terbakar rasa cemburu. Lantas, bagaimana dengan Anda? Apakah tinggi badan Anda juga mempengaruhi rasa cemburu?

sumber : Yahoo.co.id